Lakudo-Buton Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Buton Tengah, Dr. Abdul Rahman Jaya, memimpin langsung pelaksanaan
penilaian implementasi Ekoteologi melalui Gerakan ASRI (Aman, Sejuk, Rindang,
dan Indah) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lakudo pada Senin
(22/12/2025). Kunjungan strategis ini dilakukan bersama jajaran Kepala Seksi
dan Pengawas Madrasah sebagai bentuk pengawasan terhadap program prioritas
Kementerian Agama yang mengintegrasikan nilai spiritualitas dengan pelestarian
alam.
Kehadiran rombongan disambut
penuh kehangatan oleh Kepala KUA Kecamatan Lakudo, H. Harsit, S.Ag., bersama
seluruh jajaran ASN setempat. Dalam sambutannya, Dr. Abdul Rahman Jaya
menekankan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar lomba estetika kantor, melainkan upaya
mengubah paradigma ASN agar lebih peduli terhadap lingkungan. Menurutnya,
lingkungan kantor yang hijau dan tertata akan menciptakan atmosfer kerja yang
positif serta memberikan ketenangan bagi masyarakat yang datang berkunjung.
Selama proses penilaian, tim
penilai mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari ketersediaan ruang terbuka
hijau, kebersihan sanitasi, hingga inovasi pemanfaatan lahan sempit di area
KUA. Aspek Ekoteologi menjadi poin krusial, di mana KUA Lakudo dinilai berdasarkan
kemampuannya menerjemahkan ajaran agama ke dalam perilaku nyata menjaga bumi.
Hal ini diharapkan mampu menjadikan kantor KUA sebagai contoh bagi lembaga lain
maupun masyarakat di wilayah pesisir dan daratan Buton Tengah.
H. Harsit, S.Ag., dalam
kesempatan tersebut memaparkan bahwa KUA Lakudo terus berupaya maksimal dalam
mengimplementasikan "Asta Prostas" Kementerian Agama. Poin-poin
seperti Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan serta Layanan Keagamaan Berdampak
menjadi landasan utama bagi staf KUA dalam bekerja. Ia meyakini bahwa
lingkungan yang aman, sejuk, rindang, dan indah adalah pendukung utama dalam
mewujudkan pendidikan unggul dan layanan yang ramah bagi seluruh umat.
Di sisi lain, keterlibatan para
Pengawas Madrasah dalam tim penilai ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat
antara sektor urusan agama dan pendidikan. Penilaian ini juga mencakup
bagaimana nilai-nilai ekoteologi disosialisasikan kepada masyarakat melalui
penyuluh agama di bawah naungan KUA Lakudo. Dengan demikian, semangat Gerakan
ASRI tidak hanya berhenti di dalam pagar kantor, tetapi juga menyentuh rumah
tangga dan tempat ibadah di sekitarnya.
Kegiatan penilaian ini diakhiri
dengan diskusi santai, hangat dan penuh kekeluargaan mengenai digitalisasi tata kelola dan pelayanan umat yang harus terus ditingkatkan. Dr. Abdul Rahman Jaya berharap
KUA Lakudo dapat mempertahankan konsistensinya dalam menjaga lingkungan dan
terus berinovasi dalam memberikan layanan terintegrasi. Dengan semangat
kebersamaan, kunjungan ini mempertegas posisi Kemenag Buton Tengah sebagai
garda terdepan dalam pelayanan publik yang religius sekaligus berwawasan
lingkungan.

Posting Komentar